Radiasi Nuklir Fukushima Mengkontaminasi Ikan Laut, Waspadalah!

Ribuan Ikan laut Mati


TEPCO adalah perusahaan yang bertanggung jawab untuk memantau pembangkit listrik tenaga nuklir fukushima. Mereka telah mengakui bahwa terdapat kebocoran radiasi dari Pembangkit listrik tersebut. Kebocoran radiasi tersebut telah mengalir ke Samudra Pasifik selama enam tahun terakhir.

Andrew Kishner sebagai penderi dari Nuclear Crimes juga mengklaim ada sekitar 300 sampai 450 ton air yang terkontaminasi dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima setiap harinya.

Para ilmuwan mulai meneliti ikan-ikan yang di tangkap di samudra pasifik, dan mengambil sampel dari ikan yang terkontaminasi. Meskipun hasilnya tingkat radiasi tersebut dinilai tidak dapat meracuni manusia, namun Ilmuan lain mengatakan bahwa makanan tidak boleh terkontaminasi radioaktif sedikitpun dan dalam tingkat apapun. Mereka juga menambahkan bahwa Ikan yang di tangkap dari samudra pasifik sudah tidak aman untuk di konsumsi.

Air yang terkontaminasi diyakini mengandung zat yodium radioaktif, cesium, dan strontium-89 dan 90.

Meskipun pemerintah Jepang berupaya  untuk mengendalikan masalah ini, Namun ikan-ikan tersebut masih terpengaruh oleh banyaknya radiasi yang berada di lautan. Ikan di wilayah jepang sudah banyak yang dinyatakan positif terkena radiasi tersebut. Sehingga banyak Industri Perikanan yang mulai ditutup.

Dengan demikian kita patut berhati-hati untuk mengkonsumsi ikan yang berasal dari samudra pasifikagar terhindar dari kontaminasi radioaktif tersebut.